I Miss You Brother- Sehun Version
Ficlet

Title : I Miss You
Brother- Sehun Version
Cast : Oh Sehun -
XiLuhan
Genre : brothership,
Author : RisMee Park
----Summary-------
~ aku merindukannya.
Tapi tak ada hal yang bisa kulakukan, setidaknya mengetahui ia baik-baik saja
pun sudah cukup bagiku~
____
aku
menarik nafasku dalam. Mencoba mengurangi sedikit perasaan yang membebaniku.
Aku lupa sudah berapa lama setelah ia meninggalkan kami disini. Ya , dia telah
menemukan jalannya sekarang.
kami
memang sudah memiliki jalan yang berbeda sekarang, tapi kami akan selalu
memiliki kenangan yang sama. Aku sudah cukup terbiasa dengan ketidak hadirannya
sekarang. ya, awalnya memang sulit untuk menerima kenyataan. Tapi sekarang, aku
sudah bisa sedikit demi sedikit menepis nya dari ingatanku. Sulit memang bagiku
menerima ia telah meninggalkan kami- Aku khususnya. Pria mandarin yang selalu
ku panggil Hyung itu, sudah kuanggap seperti kakakku sendiri. Sejak masa Trinee
aku sudah dekat dengannya, aku yang masih sangat muda saat itu belum mengerti
seperti apa dunia yang akan aku jalani kelak.
Ia
begitu baik padaku, ia terus-terusan mendorong semangatku saat aku sudah merasa
lelah menjalani rutinitas Trinee yang berat. Awalnya aku mengira ini semua akan
berjalan mulus. Kebahagian tak terperikan untukku saat itu, saat kami didebutkan
didalam grup yang sama. Bagiku tak ada berita yang lebih menggembirakan untukku
saat itu. Dimana diantara banyaknya Trinee kami bisa debut dalam satu grup yang
sama, sangat sulit untuk mendapatkan keberuntungan seperti itu. Tapi aku sadar
itu hanya sisa-sisa kenangan yang masih menempel disudut-sudut ingatanku, pada
kenyataannya sekarang ia telah memilih jalan yang berbeda. Aku memang mendukung
pilihannya, aku tahu sesulit apa untuknya berada jauh dari orang tuanya. Yang
tidak bisa aku terima hanyalah, kenapa ini terjadi begitu cepat.
“sehun-ah makanlah dengan baik dan jaga kesehatanmu”
Aku ingat dengan jelas
apa yang dikatakannya padaku sehari sebelum ia kembali kenegeri tirai bambu
saat itu. Tapi tak kusangka hari itulah terakhir kalinya aku bisa bermain-main
dan bermanja-manja dengannnya. Sekarang, bukannya tidak boleh. Hubungan kami
masih baik-baik saja, tapi akan sangat sulit untukku bisa bertemu dengannya.
Managementku tidak akan membiarkan aku bertemu dengannya. Itulah sebabnya.
Dia-XI LUHAN- hyung
yang selalu mengerti aku. Satu-satunya orang yang bisa meredam kemarahanku.
Satu-satunya orang yang bisa membuatku bercerita tentang masalahku. Bukannya
aku tidak dekat dengan member yang lain tapi Luhan-hyung berbeda. Aku merasa
sangat sangat nyaman setelah menceritakan masalahku dengannya.
Membuka lembaran
kenangan saat kami bersama hanya akan lebih menyakitiku. Bagaimana tidak,
biasanya saat kami mengadakan tour keberbagai negara aku pasti hanya akan
berbagi kamar dengannya. Dan di bandara, biasanya hyung-ku itu sangat ceroboh.
Ia selalu hampir terjatuh, dan para pengawal kami selalu tidak bisa diandalkan,
itulah kenapa aku selalu berada disampingnya.
Aku benar-benar sangat
merindukannya sekarang, setiap kali aku mengingatnya aku malah terlihat seperti
anak kecil yang cengeng. Tanpa seizinku air matanya merembes dengan cepat dari
sudut mataku. Mendengar cerita tentangnya sedikit membuatku lebih baik,
setidaknya untuk sesaat.
“kring..kring..” aku
bergerak menghampiri ponselku.
“----Luhan Hyung---“
Mataku membulat. Aku
tidak percaya, setelah sekian lama kami kehilangan kontak. Sekarang, aku
menerima sebuah pesan darinya. Aku menahan nafasku dalam, berharap ini bukanlah
sebuah mimpi seperti yang sudah-sudah. Kurasakan air mataku turun dari sudut
mataku, bukan karena sedih. Aku hanya terharu, selama ini aku berharap ia
menghubungiku. Sudah puluhan pesan yang kukirim secara rahasia dari managerku
untukku tapi ia bahkan tak membalas satupun. Jujur aku sempat membencinya
karena itu, tapi kebencian itu hanya sesaat. Aku tetap tidak akan bisa menepis
kerinduanku pada Hyung-ku itu.
----Luhan Hyung---
12.00 KST
Sehun-ah
, maaf hanya bisa membalas pesanmu sekarang. apa kau baik-baik saja. Senang
rasa aku mendengar kalian mendapat banyak penghargaan. Aku tahu kau tak punya
banyak waktu untuk bersantai, tapi kau tidak boleh terlalu lelah. Makanlah
dengan baik dan jaga kesehatanmu. Sehun-ah
bogoshipo-yo.
Lahi-lagi air mataku
menetes, aku menangis merindukannya. Tapi tak ada yang bisa aku lakukakan
sekarang, berharap ia kembali itu satu-satunya hal yang bisa aku lakukan
walaupun itu mustahil. Mengingat mediasinya dan manangementku selalu
mengahasilkan keputusan yang membuatku muak berharap.
Aku merindukanya, tapi
tak ada yang bisa aku lakukan. Mengetahui ia baik-baik saja itu sudah cukup
untuku.
Mungkin ceritanya akan
berbeda jika sejak awal kami tidak saling mengenal satu sama lain. Atau
setidaknya aku tidak pernah menganggapnya orang yang penting dalam hidupku.
Tapi tak ada gunanya aku menyesali masa lalu, yang terpenting sekarang aku
hanya berharap Tuhan akan mempertemukan kita lagi, dipanggung yang sama dengan
keadaan yang berbeda. Aku hanya berharap kami dan juga hyung akan terus
bersinar. Aku tahu ada banyak cinta yang mengharapkannya kembali tapi, aku tidak
ingin itu terjadi jika akan membuat Hyung-ku tersiksa. Kami akan bersinar
bersama-sama walau dengan jalan yang berbeda.
Bogoshipo-yo Hyung...
--HunHan Shiper--






0 komentar:
Posting Komentar