Sabtu, 28 Februari 2015

I Miss You Brother- Sehun Version

I Miss You Brother- Sehun Version


 Ficlet

Title : I Miss You Brother- Sehun Version
Cast : Oh Sehun - XiLuhan 
Genre : brothership, 
Author : RisMee Park 


----Summary-------


~ aku merindukannya. Tapi tak ada hal yang bisa kulakukan, setidaknya mengetahui ia baik-baik saja pun sudah cukup bagiku~

____


aku menarik nafasku dalam. Mencoba mengurangi sedikit perasaan yang membebaniku. Aku lupa sudah berapa lama setelah ia meninggalkan kami disini. Ya , dia telah menemukan jalannya sekarang.
kami memang sudah memiliki jalan yang berbeda sekarang, tapi kami akan selalu memiliki kenangan yang sama. Aku sudah cukup terbiasa dengan ketidak hadirannya sekarang. ya, awalnya memang sulit untuk menerima kenyataan. Tapi sekarang, aku sudah bisa sedikit demi sedikit menepis nya dari ingatanku. Sulit memang bagiku menerima ia telah meninggalkan kami- Aku khususnya. Pria mandarin yang selalu ku panggil Hyung itu, sudah kuanggap seperti kakakku sendiri. Sejak masa Trinee aku sudah dekat dengannya, aku yang masih sangat muda saat itu belum mengerti seperti apa dunia yang akan aku jalani kelak. 
Ia begitu baik padaku, ia terus-terusan mendorong semangatku saat aku sudah merasa lelah menjalani rutinitas Trinee yang berat. Awalnya aku mengira ini semua akan berjalan mulus. Kebahagian tak terperikan untukku saat itu, saat kami didebutkan didalam grup yang sama. Bagiku tak ada berita yang lebih menggembirakan untukku saat itu. Dimana diantara banyaknya Trinee kami bisa debut dalam satu grup yang sama, sangat sulit untuk mendapatkan keberuntungan seperti itu. Tapi aku sadar itu hanya sisa-sisa kenangan yang masih menempel disudut-sudut ingatanku, pada kenyataannya sekarang ia telah memilih jalan yang berbeda. Aku memang mendukung pilihannya, aku tahu sesulit apa untuknya berada jauh dari orang tuanya. Yang tidak bisa aku terima hanyalah, kenapa ini terjadi begitu cepat. 

sehun-ah makanlah dengan baik dan jaga kesehatanmu” 

Aku ingat dengan jelas apa yang dikatakannya padaku sehari sebelum ia kembali kenegeri tirai bambu saat itu. Tapi tak kusangka hari itulah terakhir kalinya aku bisa bermain-main dan bermanja-manja dengannnya. Sekarang, bukannya tidak boleh. Hubungan kami masih baik-baik saja, tapi akan sangat sulit untukku bisa bertemu dengannya. Managementku tidak akan membiarkan aku bertemu dengannya. Itulah sebabnya. 
Dia-XI LUHAN- hyung yang selalu mengerti aku. Satu-satunya orang yang bisa meredam kemarahanku. Satu-satunya orang yang bisa membuatku bercerita tentang masalahku. Bukannya aku tidak dekat dengan member yang lain tapi Luhan-hyung berbeda. Aku merasa sangat sangat nyaman setelah menceritakan masalahku dengannya. 
Membuka lembaran kenangan saat kami bersama hanya akan lebih menyakitiku. Bagaimana tidak, biasanya saat kami mengadakan tour keberbagai negara aku pasti hanya akan berbagi kamar dengannya. Dan di bandara, biasanya hyung-ku itu  sangat ceroboh. Ia selalu hampir terjatuh, dan para pengawal kami selalu tidak bisa diandalkan, itulah kenapa aku selalu berada disampingnya.
Aku benar-benar sangat merindukannya sekarang, setiap kali aku mengingatnya aku malah terlihat seperti anak kecil yang cengeng. Tanpa seizinku air matanya merembes dengan cepat dari sudut mataku. Mendengar cerita tentangnya sedikit membuatku lebih baik, setidaknya untuk sesaat. 
“kring..kring..” aku bergerak menghampiri ponselku. 


“----Luhan Hyung---“


Mataku membulat. Aku tidak percaya, setelah sekian lama kami kehilangan kontak. Sekarang, aku menerima sebuah pesan darinya. Aku menahan nafasku dalam, berharap ini bukanlah sebuah mimpi seperti yang sudah-sudah. Kurasakan air mataku turun dari sudut mataku, bukan karena sedih. Aku hanya terharu, selama ini aku berharap ia menghubungiku. Sudah puluhan pesan yang kukirim secara rahasia dari managerku untukku tapi ia bahkan tak membalas satupun. Jujur aku sempat membencinya karena itu, tapi kebencian itu hanya sesaat. Aku tetap tidak akan bisa menepis kerinduanku pada Hyung-ku itu.



----Luhan Hyung---
12.00 KST
Sehun-ah , maaf hanya bisa membalas pesanmu sekarang. apa kau baik-baik saja. Senang rasa aku mendengar kalian mendapat banyak penghargaan. Aku tahu kau tak punya banyak waktu untuk bersantai, tapi kau tidak boleh terlalu lelah. Makanlah dengan baik dan jaga kesehatanmu. Sehun-ah bogoshipo-yo.



Lahi-lagi air mataku menetes, aku menangis merindukannya. Tapi tak ada yang bisa aku lakukakan sekarang, berharap ia kembali itu satu-satunya hal yang bisa aku lakukan walaupun itu mustahil. Mengingat mediasinya dan manangementku selalu mengahasilkan keputusan yang membuatku muak berharap. 
Aku merindukanya, tapi tak ada yang bisa aku lakukan. Mengetahui ia baik-baik saja itu sudah cukup untuku.
Mungkin ceritanya akan berbeda jika sejak awal kami tidak saling mengenal satu sama lain. Atau setidaknya aku tidak pernah menganggapnya orang yang penting dalam hidupku. Tapi tak ada gunanya aku menyesali masa lalu, yang terpenting sekarang aku hanya berharap Tuhan akan mempertemukan kita lagi, dipanggung yang sama dengan keadaan yang berbeda. Aku hanya berharap kami dan juga hyung akan terus bersinar. Aku tahu ada banyak cinta yang mengharapkannya kembali tapi, aku tidak ingin itu terjadi jika akan membuat Hyung-ku tersiksa. Kami akan bersinar bersama-sama walau dengan jalan yang berbeda.
Bogoshipo-yo Hyung...
--HunHan Shiper--

0 komentar:

Posting Komentar